Mengenal Asal, Gerak, dan Pola Lantai dari Tari Saman

Berita Terkait dengan Pola Lantai Tari Saman | Indozone.id

Tari Saman menggunakan pola lantai yang cukup beragam, sehingga memiliki gerakan yang menarik dan penuh makna. Jika masih penasaran dengan asal, gerak, dan pola lantai dari Tari Saman, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

  • Sekilas Tentang Tari Saman

Tari Saman merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Aceh, tepatnya dari suku dataran tinggi Gayo. Tarian ini memiliki syair dari Bahasa Gayo dan biasa ditampilkan saat perayaan peristiwa-peristiwa penting di dalam adat.

Hingga saat ini, Tari Saman menjadi salah satu tarian tradisional asal Indonesia yang cukup terkenal di seluruh mancanegara. Tari Saman menggunakan pola lantai dan gerakan yang cukup beragam, serta memiliki tampilan yang memukau.

  • Gerak Tari Saman

Tari Saman memiliki 2 unsur gerak utama, yakni tepuk dada dan tepuk tangan, dalam Bahasa Gayo, kedua gerakan ini disebut dengan istilah gundang, lingang, kirep, dan surang-saring. Saat melakukan gerakan Tari Saman, penari harus berbaris membentuk garis lurus ke samping.

Tarian ini mengharuskan penari duduk dengan kaki yang bertumpu seperti duduk diantara dua sujud. Gerakan-gerakan dari Tari Saman ini melambangkan manusia adalah makhluk sosial dan umat Islam yang membentuk shaf saat melakukan sholat.

  • Mengenal Pola Lantai Tari Saman

Dalam Tari Saman, terdapat beberapa jenis pola lantai yang digunakan, diantaranya pola horizontal, diagonal, melengkung dan vertikal.

Setiap jenis pola lantai memiliki makna tersendiri dan gerakan yang berbeda. Pola lantai inilah yang nantinya akan membuat gerakan Tari Saman terlihat lebih indah dan terkesan kuat.

  • Pola Lantai Horizontal

Pola lantai horizontal merupakan pola lantai dalam Tari Saman yang membentuk garis lurus yang sejajar. Pola lantai ini menempatkan posisi penari duduk bersimpuh dan berat badan ditumpukan pada kedua kaki yang terlipat, biasanya penari Tari Saman duduk merapat, sehingga bahu mereka saling bersentuhan.

  • Pola Lantai Vertikal

Selanjutnya Tari Saman menggunakan pola lantai vertikal yang membentuk garis lurus dari depan ke belakang. Pola lantai dalam Tari Saman menunjukan hubungan antara manusia dengan Tuhan sebagai pencipta alam semesta.

  • Pola Lantai Diagonal

Tari Saman juga menggunakan pola lantai diagonal yang membentuk barisan lurus dan agak menyudut ke kanan atau ke kiri. Dalam Tari Saman, pola lantai diagonal memiliki makna yang dalam, yakni menunjukan kesan kekuatan bersama yang dinamis.

  • Pola Garis Lengkung

Tidak hanya itu, Tari Saman menggunakan pola lantai berupa garis lengkung yang membentuk barisan melengkung. Dalam Tari Saman, pola garis ini memiliki beberapa tipe pola, yakni garis lingkaran, lengkung ular, dan angka delapan, pola garis lengkung melambangkan kelenturan dan lemah lembut.

  • Fungsi Pola Lantai Tari Saman

Pola lantai memiliki peran penting dalam keberlangsungan Tari Saman yang dilakukan oleh para penari. Pola lantai dalam tarian khas Aceh ini berfungsi untuk memperkuat dan memperjelas gerakan dari peranan tertentu dan memperindah tarian.

Kemudian, pola lantai Tari Saman juga berfungsi untuk memberikan tekanan atau kekuatan pada tokoh yang ditonjolkan dan membentuk komposisi. Tidak hanya itu, pola lantai dalam tarian ini juga berfungsi untuk menghidupkan karakteristik gerak dari keseluruhan pertunjukan tari.

Tari Saman menggunakan pola lantai yang cukup beragam dan masing-masing pola memiliki makna tersendiri. Demikian informasi mengenai asal, gerak dan pola lantai Tari Saman khas Aceh, semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *