4 Konsep Pembangunan Pedesaan yang Optimal

4 Konsep Pembangunan Pedesaan yang Optimal

Pembangunan pedesaan menjadi faktor bagi keseimbangan ekonomi, tanpa adanya perbaikan di semua sektor maka akan terjadi ketimpangan ekonomi. Padahal, idealnya baik desa dan kota mengalami proses berkema=bang yang sama dengan tetap mempertahankan ciri khasnya masing-masing.

Konsep Pembangunan Pedesaan

Pembangunan pedesaan merupakan suatu proses untuk melakukan perbaikan kehidupan pada suatu daerah agar memiliki kualitas hidup yang sama. Proses ini dilakukan melalui pemerataan pembangunan yang berkesinambungan.

Pembangunan yang dilakukan sampai dengan pembangun kondisi kehidupan sosial masyarakatnya. Keadaan ekonomi akan menjadi fokus utama agar bertumbuh sampai dengan tingkat kesejahteraan yang diharapkan. Terdapat 4 fokus utama arah pembangunan desa, yaitu:

Ekonomi lokal

Pengembangan ekonomi lokal menjadi perhatian utama, penyebabnya adalah tanpa adanya nilai tambah dalam perekonomian, maka semuanya akan terhambat. Tujuan ini dapat dicapai dengan melihat potensi lokal yang ada. Antara lain, pelatihan kewirausahaan, perbaikan sistem pertanian,  perdagangan, dan lain sebagainya.

Pemberdayaan Masyarakat

Fokus pengembangannya dilakukan pada ranah manusia atau lapisan masyarakatnya Hal ini dapat dilaksanakan dengan cara pemberantasan buta huruf, peningkatan kesehatan ibu dan anak serta lansia. Pendidikan anak pun tak luput dari perhatian, mulai dari usia dini sampai menuntaskan wajib belajar.

Masyarakat kemudian dilibatkan dalam proses mengambil keputusan bagaimana caranya mengembangkan desa berdasarkan potensi lokal. Dengan demikian kearifan lokal akan tetap menjaga karakter dan keunikan wilayah tersebut.

Proses ini dilakukan melalui peningkatan kesempatan memperoleh pekerjaan, kesempatan mendirikan usaha serta memperoleh pendapatan berdasarkan pendekatan melalui pengembangan  lingkungan pedesaan. Dibarengi dengan pendampingan pengembangan  usaha sektor formal dan non formal

Prasarana dan Sarana

Fokus pada pembangunan ini adalah pada sarana dan prasarana penunjang. Antara lain perbaikan jalan yang menghubungkan desa dengan kota,  program listrik masuk desa, serta pembangunan jaringan telekomunikasi.

Dilain pihak, pedesaan seakan-akan menjadi anak tiri dalam peta pembangunan daerah. Masih banyak potret desa tertinggal yang menggambarkan bagaimana adanya jurang pemisah yang begitu dalam antara kota dengan desa. Jika jurangnya semakin dalam, maka lama kelamaan akan timbul kecemburuan sosial yang dapat memicu gesekan antar warga.

Pengembangan Kelembagaan

Faktor penting lainnya adalah pengambangan kelembagan desa. Antara lain pemangku kebijakan dari kepala desa sampai perangkat yang bertanggung jawab pada unitnya masing-masing. Lembaga ini pun harus mengalami peningkatan kualitas agar dapat bekerja dengan lebih profesional.

Namun, yang tak kalah pentingnya adalah melakukan pembinaan yang berkesinambungan untuk mendapatkan kualitas sumber daya yang setara dengan wilayah lainnya. Dengan demikian dapat bersaing secara profesional.

Dengan kata lain, membina manusia berarti meletakkan pondasi bagi masa depan. Karena hanya manusia yang ebr karakterlah yang akan mampu memiliki daya saing dalam hal apapun di masa mendatang.

Tujuan pembangunan pedesaan dalam waktu jangka panjang adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Baik secara langsung maupun tidak langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *