
Dalam sebuah hubungan, baik kepada orang tua, sahabat, atau pasangan, cinta dan sayang akan terlihat sama. Terkadang ada juga yang memaknai cinta sebagai sayang, dan begitu pula sebaliknya. Namun, bila dilihat dari Bahasa Inggis sendiri, makna cinta dan sayang merupakan dua hal yang berbeda makna atau arti.
Jika membahas mengenai arti cinta dan sayang memang tidak akan pernah selesai, sepanjang waktu akan selalu ada cerita suka ataupun duka yang berkaitan dengan rasa sayang dan cinta. Pasalnya, setiap individu pasti memiliki kisah dan cerita tentang cinta dengan pemaknaan yang berbeda-beda.
Tak jarang juga bahwa rasa cinta dan sayang dipandang oleh sebagian orang sebagai suatu perkara yang rumit, dikarenakan rasa sayang dan cinta ternyata memiliki makna serta arti yang berbeda. Lalu, apa perbedaan cinta dan sayang itu? Agar lebih jelas, berikut perbedaan cinta dan sayang yang bisa kalian simak.
1. Cinta memiliki Makna Lebih Besar dari pada Sayang.
Dengan masih banyaknya orang yang bingung dengan perbedaan cinta dan sayang. Meski sudah dibahas sebelumnya bahwa dalam Bahasa Inggris, kata cinta sendiri memiliki makna lebih tinggi dibanding kata sayang. Yang berarti, jika sudah cinta dengan seseorang, maka perasaan yang diberikan jauh lebih besar dari pada rasa sayang.
Rasa cinta tidak akan muncul seketika terhadap orang lain, membutuhkan waktu lebih lama hingga muncul dengan sendirinya.
Namun jika rasa sayang lebih mudah timbul dan umumnya berlaku untuk hal-hal yang general. Seperti rasa sayang kepada teman, hewan peliharaan, koleksi barang, dan lainnya.
2. Cinta Tidak Mempertimbangkan Logika.
Ketika sedang jatuh cinta, seseorang seringkali mengabaikan logika. Kita akan memaklumi dan membenarkan segala perbuatan orang yang kita cintai termasuk perbuatan yang salah. Sehingga muncul kalimat bahwa cinta itu buta atau dibutakan oleh cinta.
Disisi lain perasaan sayang didasari oleh naluri serta logika. Meskipun kita sayang terhadap seseorang, kita bisa menilai secara rasional.
3. Cinta Pasti Sayang, Tetapi Sayang Belum Tentu Cinta.
Jika seseorang mencintai pasangan atau orang lain, maka ia juga akan menyayangi orang tersebut. Tidak hanya memberikan perasaan tulus, tetapi ketertarikan itu akan tumbuh melebihi rasa sayangnya kepada pasangan.
Jika seseorang akan menyayangi satu sama lain, lalu mereka bisa mengubah rasa sayang menjadi makna cinta jika sudah terikat secara batin, perasaan dan tujuan didalamnya.
4. Cinta Lebih Sulit Hilang dibanding Sayang.
Rasa cinta merupakan perasaan yang lebih dalam serta tidak bisa dikendalikan hingga melupakan logika. Maka dari itu, perasaan cinta akan sulit hilang dibandingkan rasa sayang.
Berbeda dengan rasa sayang, perasaan tersebut tidak dalam dan masih menggunakan logika, perasaan sayang bisa hilang, bila adanya suatu hal yang tidak bisa mempertahankan rasa sayang itu sendiri.
5. Rasa Sayang Tidak Harus Mengakui.
Saat menyayangi orang lain, kita sesungguhnya tidak butuh pengakuan. Contohnya saudara atau orang tua kita akan cenderung diam dan tidak mencari pengakuan seberapa besar pengorbanan mereka kepada kita.
Sedangkan saat mencintai orang lain, kita cenderng membutuhkan pengakuan. Contohnya ketika pacar membutuhkan pengakuan dari pasangannya, sehingga ia yakin dengan rasa cinta yang sudah ia keluarkan kepada pasangannya. Seperti memperkenalkan pacar kepada teman-teman pasangannya, mengunggah foto berdua di media sosial, hingga memperkenalkan pacarnya ke orangan tua pasangannya.