Tips Menentukan Rak Buku Buat Ruangan Rumah Minimalis

Jakarta -Kalau Bunda mempunyai rumah minimalis dan banyak koleksi buku, tentunya memerlukan rak sebagai ‘rumahnya’. Apalagi jikalau sampai bisa menciptakan ruangan spesifik buat perpustakaan pribadi. Tapi, bagaimana kalau rumah minimalis, rak buku contoh apa yang cocok?

Dulu, perpustakaan eksklusif itu kesannya formal banget ya, Bunda. Satu ruangan spesifik yg isinya rak-rak penuh dengan buku. Tapi, kinizaman telah berubah dan perpustakaan langsung pada tempat tinggal-rumah pula telah berevolusi.

Lisa Occhipinti, seorang exhibiting artist dan penulis menyampaikan, perpustakaan langsung bisa dibentuk sebagai ruang yg interaktif. Maksudnya, Bunda tidak perlu menjadikan perpustakaan dalam satu ruangan. Buku-kitabitu mampu diletakkan pada sudut atau area eksklusif.

Occhipinti mencontohkan, jikalau kitab-buku beredar lebih menurut satu ruangan di rumah, cobalah menyusunnya sesuai ruangan. Buku masak, tentu saja cocok pada dapur, namun pertimbangkan buat menyelaraskan jua pada sepanjang bufet ruang makan, atau mengaturnya pada bagian tengah.

“Apa pun ukuran dan pengaruhnya, pada akhirnya membangun tempat proteksi eksklusif buat Anda & kitab-kitabAnda, hanyalah memerlukan beberapa rak, loka duduk, dan penjelasan,” kata Occhipinti pada kitabNovel Living: Collecting, Decorating, and Carfting With Book.

Untuk kitabcerita bergambar & kitabpop-up, Occhipinti menyarankan diletakkan pada ruang tamu. Ini sangat ideal buat membaca dan memulai dialog. Bunda juga sanggup menyimpan kitab-buku berdasarkan masa minidi rak gantung pada sudut kamar.

Namun, Occhipinti mengingatkan penempatan kitab-buku ini layak menerima pemikiran dan pertimbangan yang sama dengan yg Bunda lakukan saat menggantung dekorasi atau mengatur furnitur.

Rak kitab/ Foto: Getty Images/onurdongel

Berikut beberapa rak kitabyg bisa Bunda pilih buat tempat tinggalminimalis:

Saat merencanakan meletakkan rak, pertimbangkan ketinggian vertikal pada antara rak, kedalaman setiap rak, & berat, berukuran, serta jumlah kitabkoleksi Bunda sekeluarga. Persamaan ini menentukan jenis rak apa yang paling cocok untuk Bunda miliki.

Misalnya, koleksi novel akan pas di rak-rak yg ramping dan lebih tipis, sedangkan pengelompokan kitab-buku fotografi membutuhkan rak yang lebih luas dan lebih tebal buat menopang beratnya.

Rak kitabini memiliki dinding samping, & terkadang pula pada bagian belakangnya (punggung). Menurut Occhipinti, buku yg disusun pada rak berdinding samping memiliki laba kitabmampu berdiri bebas tanpa takut jatuh-jatuh berdasarkan samping.

Pada rak buku ini, istilah Occhipinti, nir memiliki dinding samping. Sehingga memerlukan bookends alias pengganjal kitab, yang mampu dibeli atau membuat sendiri. Selain itu, Bunda juga dapat memakai tumpukan buku horizontal sehingga menjaga buku vertikal tetap tegak pada loka.

Ada pula rak kitabyang digantung di dinding yang dapat memenuhi seluruh dinding, ujung ke ujung, atas ke bawah, atau mungkin jua dalam bentuk unit rak miniuntuk buku-buku tertentu.

“Jika Anda kekurangan ruang, strategi desain yang ideal adalah memasang rak-rak dinding di atas ventilasi atau pintu pada sekeliling ruangan.

Occhipinti mengungkapkan, contoh rak ini adalah cara lainmenyimpan buku akan tetapi sanggup melihatnya berdasarkan luar. Pintu yg tertutup akan menjaga koleksi kitabsupaya bebas debu.

Rak beroda ini umumnya digunakan pada perpustakaan & sekolah. Sangat berfungsi & tahan lama. Menurut Occhipinti, terdapat banyak sekali macam pilihan buat rak ini. Ada yg terbuat dari kayu dan besi dengan aneka macam rona berani.

Saat menyusun buku-kitabdi rak, istilah Occhipinti, jangan menyimpan buku terlalu rapat. Bunda wajibbisa mengeluarkan buku berdasarkan tempatnya dengan gampang, & tanpa mengeluarkan kitabdi sampingnya.

“Hindari meletakkan kitabsecara horizontal di atas kitabyg disusun secara vertikal. Meletakkan kitabpada atas buku yang tegak dapat mengakibatkan kerusakan & terlihat berantakan. Buku-buku sebaiknya disimpan baik secara berdiri vertikal atau ditumpuk secara horizontal di rak buat mencegah kerusakan bentuknya,” imbuh Occhipinti.

Berbicara tentang buku, Sarah McGeown, dosen psikologi perkembangan pada Universitas Edinburgh, mengatakan, kegiatan membaca kitabcerita & bercerita dengan anak adalah aktivitas bonding yg menyenangkan.

Cerita jua menciptakan kosakata anak lebih luas dan dapat mengembangkan dan memelihara keterampilan bahasa mereka. Bahkan, membaca cerita juga menciptakan anak mampu berpikir kreatif, lho.

Bunda, simak juga cara tumbuhkan minta baca dalam anak, pada video berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *