Definisi Sex Tape dan Referensi Gaya Bercinta Saat Melakukan Sex Tape

Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi keharmonisan sebuah rumah tangga bagi suami istri adalah hubungan seks. Karena dengan seks bisa mempererat cinta, dan kasih sayang diantara keduanya. Namun, adakalanya seks ini menjadi membosankan karena hanya dilakukan dengan cara itu-itu saja.

Nah, agar tidak monoton dan membosankan anda bisa mencoba berinovasi dengan suasana baru, seperti melakukan sex tape. Apa itu sex tape?

Definisi Sex Tape

Sex tape adalah istilah dalam Bahas Inggris yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti rekaman seks. Istilah tersebut bermakna sebuah dokumentasi dalam bentuk rekaman audiovisual yang bermuatan aktivitas seksual.

Merekam aktivitas seksual dengan pasangan bisa digunakan untuk tracking kemampuan seksual anda. Saat anda menggunakan video dimana anda ‘beraksi’ dengan hebat di atas ranjang sebagai pemacu saat anda merasa performanya menurun dalam beberapa waktu. Hal ini tentunya bisa menjadi semacam inspirasi.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat ingin melakukan sex tape. Yang pertama adalah jangan membuat keputusan sepihak. Jika salah satu di antara anda atau pasangan mengusulkan untuk merekam aktivitas seksual anda, sebaiknya hal tersebut dibicarakan berdua terlebih dahulu. Jangan sampai lagi asyik bercinta, tiba-tiba salah satu dari anda mengeluarkan kamera dan langsung merekam. Hal ini justru akan membuat anda dan pasangan bertengkar.

Yang kedua adalah adanya kamera bisa saja mengganggu kenyamanan. Salah satu dari anda mungkin saja pada akhirnya merasa tidak nyaman dengan adanya kamera yang merekam semua aktivitas seksual anda dan pasangan. Perasaan seperti ada yang mengawasi mungkin muncul dan membuat aktivitas bercinta anda dan pasangan menjadi kaku dan tidak syahdu lagi.

Referensi Posisi Bercinta Ketika Sedang Melakukan Sex Tape

Jika ada sedang mencari referensi posisi bercinta bersama pasangan, berikut beberapa gaya bercinta yang bisa anda coba saat melakukan sex tape:

1. Posisi Gerobak

Gaya ini sebenarnya mirip dengan doggy style yang bisa membuat pasangan puas dan cepat memiliki anak. Selain itu, posisi ini juga bisa memberikan akses optimal untuk sperma mencapai sel telur. Dalam gaya seks ini, anda berada pada posisi merangkak dan pasangan melakukan penetrasi dari belakang.

2. Posisi Kaki di Bahu

Untuk melakukan cara ini posisi sang pria harus tegak pada kedua tangannya. Dia juga harus tahu pada saat menekan. Denga melakukan gerakan secara berulang sehingga bisa menghasilkan gerakan pro. Namun, cara ini akan memberikan desakan pada bagian perut sang pria serta otot-otot panggul. Nah, untuk mencapai klimaks yang sempurna, posisi kaki wanita bisa direndahkan dengan cara menyilangkan kedua kakinya melalui pinggang pria, hingga wanita bisa mengunci, dan mempererat dekapannya dengan menggunakan otot-otot kakinya. Kelebihan lainnya dari posisi ini adalah bisa memperpanjang durasi hubungan seksual yang lebih lama.

3. Spoonful

Gaya seks yang satu ini sangat sederhana dan cocok bagi anda yang tidak ingin bercinta terlalu ekstrim apalagi bagi pengantin baru yang belum berpengalaman. Dalam gaya seks ini, ambil posisi dengan berbaring menyamping dan pasangan berada di belakang anda.Biarkan ia memasuki anda dan nikmati momen keintiman yang semakin menyenangkan. Selain itu, posisi ini juga bisa membuat pasangan anda bisa dengan mudah menyentuh area sensitif untuk memudahkan orgasme.

4. Posisi Tidur Miring

Dalam praktek cara ini, sang wanita harus menarik kedua kakinya sehingga pahanya berada di sudut, tegak lurus dengan badannya. Sedangkan posisi pria tidur menyamping tepat di belakang wanita. Posisi seks ini akan memberikan kesan yang lebih rileks dengan gerakan ringan. Jika posisi pria berada di sebelah kiri wanita, maka kaki kiri wanita diletakkan di atas kedua kaki pria. Pada umunya posisi seks ini dilakukan untuk hubungan setelah orgasme dan ingin mengulanginya kembali.